May 25, 2024

Sirsak memiliki daging putih krem ​​​​yang bertabur biji hitam yang tidak dapat dimakan, dan karena juga merupakan buah berserat, dagingnya dapat menjadi tantangan untuk diambil dan dimakan apa adanya. Karena itu, biasanya ampasnya dibuang, kemudian dihaluskan sebelum dijadikan jus, smoothie, sorbet, atau es krim dengan tambahan beberapa bahan seperti air, krim atau susu, dan gula. Saat mengeluarkan pulp untuk dibekukan, ingatlah untuk membuang bijinya dengan hati-hati, karena beracun, menurut The College of Texas di El Paso.

Sementara sebagian besar budaya makanan yang mengolah sirsak menikmatinya saat matang, yang lain mengkonsumsinya sebelum mencapai puncaknya. Bila hal ini terjadi, sirsak tidak diperlakukan sebagai buah melainkan lebih seperti sayuran. Orang Indonesia menggunakannya untuk membuat salad, dan di Filipina bahan ini biasa digunakan dalam sup ayam. Orang Brasil juga dikenal mengolah sirsak mentah dengan berbagai cara, mulai dari digoreng, direbus, dan dipanggang.

Namun buahnya bukan satu-satunya bagian dari tanaman sirsak yang dikonsumsi. Daunnya juga digunakan untuk menyeduh teh yang dimaksudkan untuk membantu masalah pencernaan seperti diare. Namun, ada peringatan untuk tidak terlalu banyak mengonsumsi teh nonkafein ini karena penggunaan berlebihan dikaitkan dengan toksisitas hati dan ginjal (melalui Verywell Match).